Headlines News :

Believe to JESUS

Believe to JESUS
Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI. Tampilkan semua postingan

Orang dapat Menulis karena ia ingin Belajar

Kabar Amugi Kibah-Penulis adalah karya tangan dengan sarana kertas dan pena, pensil atau hasil mengetik,  Belajar menulis, tidak hanya belajar tetapi mau membraktekkan,berlatih membuat tulisan dan mengasakan otaknya ( otak di ibaratkan dengan pisau, pisau di asa terus, maka pisau tetap tajam).

seorang  penulis tentu akan mudah menulis dan cepat menghasilkan tulisan , menulis menjadi berarti bila tulisan itu dimengerti dan dipahami dari penulis sendiri dan orang lain.

Belajar tentu mengandung sebuah perjuangan, proses perjuangan untuk memberoleh sesuatu yang di harapkan,  musti menggorbankan tenaga, pikiran dan waktu.  karena belajar adalah bagian dari perjuangan kehidup manusia.
Tizong
Dengan belajar, orang diajak untuk melihat diri sendiri dan lingkungan, sehingga kita menampilkan dan membawakan perubahan di lingkungan atau daerahnya.

Membersiapkan diri kita sendiri adalah unsur yang paling penting, sebab dengan sikap siap berangkat, berarti kita sudah tahu atau memberhitungkan apa yang akan menjadi resiko dan konsekuensi yang harus di hadapi segala rintangan,tandangan dan hambatan yang mungkin tidak dihendaki terhadap kita.

Perjalanan perjuangan itu sendiri mengisyaratkan suatu proses, apa bila kita dapat mengalami suatu dinamika tertentu, karena Proses dalam perjuangan hidup kita sebagai manusia, tak selamanya enak/ stabil. Namun yang jelas perjalanan perjuangan itu mengandung suatu perjuangan dan pertualangan tertentu atau kemungkinan yang tidak pasti.

"Ku sadari bahwa dalam proses perjuangan dan pekerjaan ku itu, tidak berjalan sendirian. ku berjalan dan bekerja bersama dengan lain, dalam hal ini aku berjalan bersama sang pencipta ku yang tak pernah membiarkan ku berjalan seorang diri".





Hidup Adalah Anugrah Tuhan



SWP, Tuhan menciptakan manusia pria dan wanita untuk saling menghidupi, mengasihi dan membentuk satu keluarga baru yang tak terpisahkan oleh siapa pun di dunia ini. Sebab kita telah disaksiakan oleh sang pencipta, alam raya dan manusia itu sendiri, ketika proses dibentuk satu keluarga baru.

Hidup adalah anugerah terbesar yang Tuhan berikan kepada kita semua. Jika hidup adalah anugerah yang paling indah kita wajib bersyukur kepada Tuhan Sang pencipta alam semesta. Semoga dengan kita bersyukur kepadaNya dan berterima kasih atas Anugerah yang Tuhan berikan kepada kita semua, hidup kita selalu dalam jalan cahayaNya.

Dalam hidup ini kita harus bisa memahami bahwa pakaian yang indah adalah senyum yang tulus sedangkan kebiasaan yang merusak adalah rasa khawatir yang berlebihan, kebahagiaan yang baik adalah memberi dengan sepenuh hati dan kepribadian yang buruk adalah egois.

Meskipun dalam kehidupan sehari-hari saling menyakiti, mengecewakan bahkan, saling membekasih luka pada diri mereka selama hidup, sekali pun. Tetapi mereka tetap saling mengasihi dan memaafkan atas hal-hal yang bertentangan dengan alkibiah selama hidup mereka. Setiap orang harus memiliki ungkapan "Hidup Hanyalah Sementara saja" sebagai bagian dari proses pemenuhuan hidup. Karena hidup adalah anugrah Tuhan, maka wajib dipergunakan hidup itu, bersama keluarga yang kita punyai selama kita berada dibawa kolong langit ini.


Allah sumber pengampunan atas tindakan dan perbuatan setiap manusia, asal setiap orang sunggu-sunggu menuruti perintahnya. Karena di dalam Tuhan kita bisa memperoleh sumber penghidupan, kedamaian dalam rumah tangga dan akan terjadi kebagian itu sendiri.


Wanita, terhebat adalah mereka yang telah menghargai tanggujawabnya sebagai ibu rumah tangga dalam kehidupan keluarganya. Begitu pun seorang pria yang lemah, lembut menghidupi keluarganya dengan penuh tanggungjawab yang tinggi. Itulah hidup yang saling menghargai, menghormati dan menjujung tinggi nilai-nilai spritualitas dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Titel, jabatan, dan kekayaan bukan menjadi jaminan hidup, melainkan mereka mampu membedakan tanggunjawab yang telah dipundakan oleh Allah dalam hidup keseharian mereka masing-masing. Baik bertanggunjawab sebagai kepala keluarga maupun ibu rumah tangga dalam keluarga sepanjang hidup. Janganlah bersedih karena mereka memiliki kekayaan dan kejayaan yang berlimpa, tetapi syukurilah dengan apa adanya, karena itulah anugrah Tuhan.



Pria ada untuk wanita, begitupun wanita ada untuk pria, kalau terjadi hal demkian, kita sudah berada dalam ruang kekudusan. Sebab sang pencipta diberikan ruang untuk saling mengasihi sesama manusia, teristimewa buat mereka yang telah dibentuk satu keluarga baru dalam kehidupan sehari-hari. Kita mengasihi karena Allah,lebih dahulu mengasihi kita. (1 Yohanes 4: 19). Bila kita sudah mengasihi kepada sesama, berarti Allah terlebih dahulu mengasihi kita. itulah anugrah dan kasih-Nya dari Tuhan yang kita alami dalam kehidupan sehari-hari.

Dapat disimpulkan bahwa, hidup kita bagaikan uang air, hanyalah sementara saja, sehingga diharapkan saling menghargai diri sendiri sebagai satu bentuk manusia yang seutuhnya selalu memberikan yang terbaik kepada sesama. Dan juga melihat sorang pribadi sebagai status suami /istri yang erat hubungannya dalam kehidupan keluarga. Semoga Allah kita diberikan berkah dan hikmanya selama kita hidup di dunia ini. 

Penulis: ( Awimee Gobai)

Rencana Tuhan Jauh Lebih Besar Dari Masalah & Penderitaanmu



kabar Amugi Kibah--“Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.” (2 Korintus 4:17)

Ketika kita sedang menghadapi masalah hidup, hal pertama yang biasa kita lakukan adalah menyalahkan orang lain. Namun, harus kita sadari bahwa entah masalah yang ada terjadi karena kesalahan kita pribadi atau karena kelalaian orang lain, Tuhan tetap memiliki rencana yang indah atas hidup kita melalui semua masalah tersebut. Bahkan ketika kita melakukan berbagai tindakan bodoh dan membuat keputusan yang memalukan, Tuhan tetap dapat mejadikan kesalahan kita tersebut menjadi sesuatu yang indah sesuai dengan rencana-Nya. Walaupun seseorang dengan sengaja melukai hati kita, Tuhan tetap dapat menjadikannya indah bagi hidup kita. Bahkan ketika si Iblis merencanakan hal-hal yang jahat dalam hidup kita, Tuhan dapat menjadikan semuanya itu menjadi kebaikan bagi kita.

Rencana Tuhan jauh lebih besar dari masalah dan luka hati yang sedang kita alami dan rasakan. Tuhan mempunyai RENCANA INDAH atas hidup kita! Kita harus berusaha untuk melupakan luka hati yang sifatnya sementara tersebut dan memandang jauh ke depan, memandang pada rencana Tuhan yang sempurna dan kebaikan serta berkat yang sudah Ia sediakan bagi kita setelah kita selesai melewati semua masalah dan peristiwa tersebut.

Roma 5: 3-4 mengatakan semikian:

“Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.”


Jadi, apa tujuan dari masalah dan kesulitan hidup yang kita hadapi? Tuhan ingin agar kita belajar tentang sesuatu dari semua masalah tersebut. Setiap badai hidup yang kita hadapi ibarat sebuah sekolah kehidupan bagi kita. Setiap pencobaan yang menantang kita bagaikan seorang guru yang mengajar kita tentang pelajaran tertentu. Setiap pengalaman yang kita alami merupakan sebuah sarana pendidikan bagi kehidupan kita. Setiap masalah yang kita hadapi ada untuk perkembangan dan pertumbuhan iman dan karakter kita.

Terima ayat Alkitab melalui Facebook. Ayo gabung dengan lebih dari 54.000 memberikan di Facebook Page Pelita Hidup.

Tahukah Anda bahwa sebagian besar dari kita termasuk orang-orang yang lambat dalam belajar? Oleh karena itu, ketika kita tidak belajar tentang sesuatu dari setiap masalah yang kita hadapi, maka Tuhan akan membuat masalah serupa muncul kembali dalam hidup kita. Mengapa? Karena Tuhan lebih memilih untuk memperhatikan dan mempedulikan karakter kita daripada melihat kita berada dalam zona aman kehidupan kita. Ia lebih ingin melihat kita tumbuh dan memiliki karakter seperti Kristus sehingga Ia memberikan masalah yang sepertinya menyulitkan hidup kita tetapi pada akhirnya membuat kita tumbuh sesuai dengan kehendakNya.

Mungkin sebagian besar dari kita saat ini sedang menghadapi masalah yang sangat besar dan berat. Mungkin itu berupa penyakit yang parah, melakukan dosa dan berada dalam rasa bersalah yang dalam, merasa tertuduh, masalah keuangan ataupun hubungan yang tidak harmonis dengan pasangan hidup. Apakah  Tuhan peduli dan mengatakan sesuatu yang dapat menguatkan kita ketika kita sedang berjuang menghadapi semua masalah tersebut? Tentu saja Ia peduli dan selalu ada untuk kita. Tuhan berkata kepada masing-masing kita, “Jangan menyerah, anakKu, bertumbuhlah dalam imanmu dan menjadi dewasa.”

Mari kita belajar berserah kepada Tuhan dan hadapi semua masalah, tantangan dan kesulitan hidup kita hingga tuntas dengan kekuatan dari-Nya dan bertumbuh menjadi pribadi yang sesuai dengan rencana-Nya dari semula ketika Ia menciptakan masing-masing kita. GBU!


“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” Roma 8:28

kabar amugi kibah

kisa 4 (empat) lilin, Iman, Cinta, Perubahan dan Harapannya

KABAR AMUGIKIBAH--Adah 4 (empat) lilin yang menyalah diatas ini, sedikit demi sedikit habis meleleh.
Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka…..

Lilin yang pertama berkata AKU ADALAH PERUBAHAN namun manusia tak mampu berubah menjadi lebih baik, mereka terlena dengan kesenangan mereka dan lebih suka bermalas-malas maka lebih baik aku memadamkan diriku saja!” Demikianlah sedikit demi sedikit lilin pertama padam.
Lilin yang kedua berkata: AKU ADALAH IMAN sayang aku tak berguna lagi. Karena manusia tidak mengenal aku, beribadah pun tak mautepat waktu hanya karena mementingkan hobi dan kesenangan dunia mereka untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.” Begitu selesai bicara tiupan angin memadamkannya.

Dengan sedih giliran lilin ketiga berbicara: “AKU ADALAH CINTA, tak mampulagi aku untuk tetap menyala. Manusia hanya mencintai kekasihnya saja dan terkadang mereka mengabaikan orang yang jelas menyayanginya, yaitu orang tua keluarga dan sanak saudaranya.” Tanpa menungu waktu lama, maka matilah lilin ke tiga. Tanpa terduga…..seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar,dan melihat ketiga lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata: APA YANG TERJADI? KALIAN HARUS TETAP MENYALA!!! AKU TAKUT AKAN KEGELAPAN!” lalu ia menangis tersedut-sedut.

Lalu terharu ke empat lilin berkata “ jangan takut, janganlah menangis, selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga lilin lainnya: AKULAH HARAPAN. Dengan mata bersinar, sang anak kecil itu mengambil lilin harapan, lalu menyalakan kembali ketiga lilin lainnya.


     Apa yang dalam kehidupan kita tidak perna mati hanyalah harapan yang ada dalam hati kita…..dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat, seperti yang anak kecil tersebut, yang situasi apapun mampu menghidupkan kembali IMAN, CINTA dan PERUBAHAN dengan harapannya!!!! Kita memiliki kemampuan untuk menyalakan semangatnya demi menghidupkan iman, cinta, dan perubahan dengan harapannya.
OLEH: TENDY ZONGGONAU

PAPUA AKU MENCINTAI-MU

 








foto pulau papua



kabara amugikibah--papua, adalah ibu yang melahirkanku. Ibu yang membesarkanku dengan penuh kasih sayang. Karena ia, memberiku asupan gizi yang cukup dengan Emas, yang melimpah dipulau ini. Kekayaan alam yang berlimpah di sana-sini. Dan sejauh mata memandang, warna hijau tak terkirakan. Ia beri aku protein dari hasil Emas yang tak pernah habis. Sehingga diriku menjadi kuat tak terkikis.

  Tanah papua, memberiku keleluasaan menyinggahi setiap lekuk tubuh indahnya. Elok nian. Begitu banyak penjajah pulau ini iri, sehingga selalu saja melangar hak-hak asasi,Bahkan, menghabiskan Nyawa manusia,sampai mengklaim bahwa apa yang lahir dari Ibu Papua adalah milik Etnis malanesia itu. Betapa tak tahu dirinya mereka.

  Papua , betapa besar jasamu melindungiku, sehingga memberiku kenyamanan supaya  setiap kali aku terlelap dalam tidurku. Tanpa pernah merasa terganggu ataupun merasa takut bila ada yang akan mengusikku .

  papuaku, kau mengajariku bagaimana caranya bertoleransi terhadap sesama atau penjaja di negri ini; mengajariku bagaimana memaafkan tetangga-tetangga yang selalu saja mengusik; dan juga mengajariku cara untuk berbesar hati ketika kau dihujat, dihina, direndahkan, bahkan ketika diinjak-injak sekalipun. Dari situ aku tahu, bahwa kau memiliki kemuliaan jiwa, selalu saja berlapang dada, dan memiliki kedewasaan dalam berpikir untuk menghadapi segala. Hingga, walau kau ditimpa berbagai bencana yang membuat dunia melirik dan bersimpati kepadamu, kau tetap tegar. Berdiri kokoh, bagai tembok baja yang tak pernah runtuh.

  Kau, memberiku arti bagaimana caranya menghadapi hidup dengan bijak. Betapa kau membuatku terbentuk dengan sikap bijakmu itu. Sampai aku bingung, bagaimana caraku membalas semua jasa besarmu padaku.
  Kau, membuatku kikuk setiap kali aku ditanya oleh penjajah, “Apa yang telah kau perbuat kepada Ibu Papua?” Tak bisalah aku menjawab. Seakan mulutku tergagap, tidak keluar sepatah katapun. Dan hati ini, hanya bisa menahan penyesalan penuh ratap. Betapa tidak pantasnya aku, menjadi anak yang kau besarkan dengan segala kebesaran jasamu. Aku, bingung bagaimana caraku membalasnya menyelamatkanmu.

  Benar saja, aku terlampau bingung. Cukupkah jika ku menjadi tentara yang bisa selalu melindungimu?;  menjadi dokter yang bisa kapanpun menyembuhkan lukamu setiap kali kau terluka?; menjadi guru yang mampu mengajarimu?; menjadi penulis yang bisa mendiktemu huruf per huruf?; atau menjadi pemuka agama yang setiap saat bisa menceramahimu dengan khotbah-khotbah yang membosankan itu?

Aku tak pernah tahu, betapa jasamu tak terkirakan. Sampai-sampai, ketika nafasku tak berhembus lagi, kau tetap setia memelukku. Ketika keluargaku pun meninggalkanku. Tapi kau tetap setia, memberi kehangatan dengan aroma tanah yang indah,Tanah papua.

Aku pun tak pernah tahu, bagaimana cara menyatakan cintaku yang tak seberapa jika dibandingkan dengan seluruh pengorbanan dan cintamu padaku. Cinta yang selalu saja kupendam. Tak pernah sekalipun kuungkapkan kepadamu. Kau, membuatku terharu. Karena aku, tak pernah mampu mengungkapkan rasa cintaku itu. Baik ucap atau berbuat. Aku, terlampau lemah melakukan semua itu.
''aku mencintaimu pulauku papua''.

(penulis Tendy zongggonau)

Aku Juga Ingin Hidup !!

Aku juga manusia yang juga sama sepertiMu, Namun kau menjadikanku bagaikan binatang atau hewan yang harus di buruh dan bunuh dengan sesuka hatiMu !Aku di injak-injak, dengan sepatu laras, aku di tendang dengan sepatu laras, aku di pukuli dengan tongkat stapet, aku di sirami dengan air gas dan air es, aku di tembaki dengan senjata API dan aku kau buanggi bagaikan barang rombeng. Semuanya kau lakukan hanya untuk memperebutkan kekayaanku.Hidupku tak tenang, aku di hadang, aku di tuntun setiap langkah di ikuti oleh para pembudak negeri  ini. Kini, tak ada lagi ruang untuk dapat bergerak. Namun, diriku akan tetap lawan dan lawan demi negeriku, rasku, jati diriku dan Bangsaku PAPUA.Kau mencabut nyawaku dengan sesuka hatimu, dari atas negeriku sendiri. Diriku menjadi buduk pengorban yang kau bantai, dan yang kau hiyanati. !
Diriku juga ingin hidup !
Diriku juga ingin bernafas di alam bebas, negeri Papua !
Diriku juga ingin berkarya !
Diriku juga ingin menikmati seni hidup di dunia !
Entah, mengapa nyawaku dicabut oleh parah pembudak ?
Entah, mengapa hartaku di musnakan oleh parah pembudak ?
Entah, mengapa ruang gerakku di batasi oleh kaum kapitalis ?
Entah, mengapa ? entah mengapa, entah mengapa ?
Terselubung beribuh pertanyaan yang masih tersimpan dalam sanubariku. Ujung pembebasan aka ada jawaban yang pasti !!
Selamat Jalan Kaum tak Bernoda !!                                     


Pinggiran Jagir << Sby >> !!

Aku dibunuh Secara Masal !!
Aku meninggalkan duniaku secara terpaksa !
Aku di suruh meninggalkan dunia oleh kaum pembudak negeri Melanesia !
Aku dibunuh dengan paksaan !
Nyawaku di cabut oleh kaum pembudak !
Nyawaku di hilangkan oleh kaum penghianat !
Duniaku di hiangkan oleh para pembudah !
Kawan, kini aku telah tiada namun perjuangan kita akan selalu abadi di akhirat nanti. Kawan, jangan pantang menyerah untuk lawan para pembudak di negeri cenderawasih ini !

Kata Hatiku !
Tepat tanggal 14 juli 2013, GOR Gedung olah raga Nabire Papua menjadi saksi bisu terhadap Nyawa manusia yang korban memakan puluhan orang.
Gedung gor berkata, akulah saksi bisu yang menyaksikan melayangnya Nyawa Manusia !
Rumput berkata, aku hanya menatap tanpa nada, aku menjadi saksi yang tak dapat bergerak !
Entah__ Semua benda mati maupun makluk hidup memiliki seuntai pertanyaan terhadap Nyawa Manusia yang hilang tanpa sebab-akibat (Tidak secara kemanusiaan) ??
Oksigen/Udarah berkata, entah apa aku udara di salahkan. Udara/oksigen aku bukan pembunuh ??
STrom berkata, aku tak dapat menyalah sebelum aku di nyalakan/di jalankan. Aku tak bergerak sembarngan !
Aku fisik, fisik berkata: aku tak dapat beraksi dengan sembarang, fisik, aku beraksi pasti ada bekasnya atau goresannya !
Seuntai kata dari dalam lubuk yang sangat dalam, bersama jagat raya alam papua menyampaikan selamat JALAN KAUM TAK BERNODA !?.

By. Mesak Pekei ! 

MOTIVASI (KMKD)

            

Kabar Amugi Kibah--Pada suatu musim yang sangat kering, dimana saat itu burung-burungpun sangat sulit mendapatkan sedikit air untuk diminum, seekor burung gagak menemukan sebuah kendi yang berisikan sedikit air. Tetapi kendi tersebut merupakan sebuah kendi yang tinggi dengan leher kendi sempit.

Bagaimanapun burung gagak tersebut berusaha untuk mencoba meminum air yang berada dalam kendi, dia tetap tidak dapat mencapainya. Burung gagak tersebut hampir merasa putus asa dan merasa akan meninggal karena kehausan.

Kemudian tiba-tiba sebuah ide muncul dalam benaknya. Dia lalu mengambil kerikil yang ada di samping kendi, kemudian menjatuhkannya ke dalam kendi satu persatu. Setiap kali burung gagak itu memasukkan kerikil ke dalam kendi, permukaan air dalam kendipun berangsur-angsur naik dan bertambah tinggi hingga akhirnya air tersebut dapat di capai oleh sang burung Gagak.dapat minum air dari kendi itu.

(Walaupun sedikit, pengetahuan bisa menolong diri kita pada saat yang tepat).

Ada sebuah telaga indah. Airnya sejuk,jerni dan tenang.
Permukaannya berkilauan,bukan hanya memantulkan sinar rembulan,namun batu-batu pualam yang ada didasarnya juga memanjarkan cahaya Kedamaian selalu meliputinya.
Sayangnya telaga itu takmudah dijangkau.
Ia terletak ditengga hutan lebat yang dipagari oleh semak berduri.
Pepohanan tinggi dan binatang buas menghadang setia langka kesana.

Setiap orang yang mampu memenui dan mereguk keindahannya,raja rimba pun tuntuk dan patuh padanya.telaga itu adalah hati nurani seseorang, yang senantiasa menyerukan ketenteraman batin.    
            
  "Kesejukan regukan airnya memberi makna pada kehidupan seseorang. Sedangkan rimba lebat penu onak dan binatang buas adalah wujud dari pikiran,emosi,hawa nafsu dan persepsi indrawi yang selalu menghalangi jalan seseorang. Tanpa disadari ia pun dapat melukai diri seorang Namun, bila anda telah menemukan suara hati nurani itu,maka kekuatan dan kedamaian melingkupi anda.Temukan telaga jernih milik anda. Itulah anugrah paling berharga yang harus anda pegang teguh dalam kehidupan ini.
     
Tiap orang mempunyai keletakan yang mendasar dalam hidup ini. karena keletakan itu juga manusia bisa bermusuhan bahkan saling membunuh. memang sudah menjadi kodratnya bahwa sejak manusia hidup didunia ini ada kecenderungan untuk memiliki. keinginan untuk memiliki  dan memiliki secara berlebihan,membuat orang lupa diri,sehingga memunculkan keserakahan luar biasa.



                                                                                                             
    " Hidup itu suatu anugerah,anugrah itu sangat tinggi nilainya, sehingga tak ada satu materi pun di dunia ini yang bisa di bandingkan nilainya dengan kehidupan kita itu. Maka kita perlu bersyukur atas kehidupan yang tuhan berikan kepada kita, yaitu dalam kehidupan merantauww di tana orang, bagaimana kita mampu melahirkan bakat/minat kita masing-masing, manusia pada dasarnya tidak dapat hidup seorang diri,ia selalu membutukan orang lain. Oleh karena itu manusia disebut makluk sosial. Untuk menggembangkan talentanya, mampu
melahirkan berkat sukacita,kebahagiaan, dan keselamatan,bukan hanya untuk diri kita sendiri,tetapi juga untuk sesama kita.
   Masa muda adalah masa emas kehidupan seorang manusia.di dalamnya kita bisa menikmati kebahagiaan yang Tuhan berikan kepada kita masing-masing. ada canda ceria, ada gerak tawa, ada persahabatan, dan segala aspek keindahan dalam kemudahan kita itu. Tetapi massa muda juga diliputi dengan banyak kesulitan,pencobaan,godaan, dan hal-hal yang dapat membahayakan kehidupan kaum muda. Oleh karena itu nikmatilah masa muda itu bukan dengan segala hal yang merusak kehidupan kita, segala hal yang destruktif sifatnya,karena itu akan menghilangkan makota keindahan yang tuhan tanamkan dalam kehihupan kita itu sendiri Kenapa kita harus membahayakan diri kita  dengan hal-hal yang tak berguna?

Mengapa kita harus mencamburkan diri dalam hal-hal yang membahayakan hidupkita sebagai kaum muda?
Mengapa kita harus membiarkan diri digoda untuk tengelam dalam hidup gelap gara-gara takut kehilangan sahabat, atau dikatakan penakut.
 Kawan-kawan kita melangka pasti, menatap masa depan dengan keberanian dan keyakinan bahwa kita mampu melakukan yang terbaik untuk diri kita dan sesama kita. Pasti kita bisa mengubah di daerah papua, mau menggubah daerah papua lewat hal-hal kecil yang amat berarti untuk merubah daerah kita dan masyrakat kita di bumi cenderawasi ini.sebagai putra-putri mahkota yang diberikan, yang diberikan mahkota kehidupan oleh sang pencipta.mahkota itu bersinar, hidup kita bercahaya. Dan melaksanakan,membangun,tanpa diskriminasi/membeda-bedakan, suku,marga,daerah kabupaten dll.
Ya Tuhan, ajarilah aku untuk semakin mampu mencintai-mu, sesamaku dan diriku sendiri. Supaya aku berusaha setia terhadap hal-hal kecil untuk menumbukan semangat cinta ku akan Allah,sesama dan diriku sendiri. Tiada yang lebih indah untuk hidup di dunia ini,selain hidup dalam cinta kasih.



“Seorang pemuda sedang beristerahat siang disebua kafe terbuka.sambil sibuk mengetik tugas kuliah dilaptobnya,saat itu seorang gadis kecil yang membawa beberapa bunga menghampirinya.
“Om beli bunga om” tidak dik,saya tidak butu, ujar pemuda itu tetap sibuk dengan laptopnya,
‘satu saja om, kan bunga nya bisa untuk kekasih atau istri om”, layu si gadis kecil.
Setenga kesal dengan nada tinggi karena merasa ter ganggu keasikannya si pemuda berkata, adik kecil tidak melihat om sedang sibuk?
Kapan-kapan ya klo om butuh om akan beli bungga dari kamu.
Mendengar ucapan si pemuda,gadis kecil itupun kemudiaan beralih ke orang-orang yang lalu lalang di sekitar kafe itu. Setelah menyelesaikan isterahat siangnya, si pemuda segera ber anjak dari kafe itu.saat berjalan keluar ia berjumpa lagi dengan si gadis kecil penjual bunga yang kembali mendekatinya.
“sudah selesai kerja om, sekang beli bunga ini dong om, mura kok satu tangkai saja.” Bercampur antara jengkel dan kasihan si pemuda mengeluarkan sejumlah uang dari sakunya.

“ini uang 2000 rupiah buat kamu. Om tidak mau bunganya angkap saja ini sedekah untuk kamu, ujar si pemuda sampil mengangsurkan uangnya kepada si gadis kecil. Uang itu diambilnya tetapi bukan untuk disimpan, melainkan ia berikan kepada  pengemis tua yang kebetulan lewat di sekitar sana.
Pemuda itu keheranan dan sedikit ter singgung. Kenapa uang tadi kamu tidak ambil, malah kamu berikan pada pengemis?                                                                                                                           
 Dengan keraguannya si gadis kecil menjawab, maaf  om saya sudah berjanji dengan orang tua saya bahwa harus saya menjual bunga-bunga ini dan mendapatkan uang dari minta-minta. Orang tua saya berpesan walaupun tidakpunya uang kita tidak boleh menjadi pengemis.
Pemuda itu tertegun, betapa ia mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dari seorang anak kecil, bahwa kerja adalah sebua pengormatan, meskipun hasil tidak seberapa tetapi keringat yang menetes dari hasil kerja keras adalah sebuah kebanggaan. Si pemuda itupun akhirnya mengeluarkan dompetnya dan membeli semua bunga-bunga itu, bukan karena kasihan, tapi karena semanggat kerjanya dan keyakinan si anak kecil yang memberinya pelajaran berharga hari itu.
Tidak jarang kita menghargai pekerjaan sebatas pada uang atau upah yang diterima. Kerja akan bernilai lebih jika itu menjadi kebanggaan bagi kita. Sekecil apapun peran dalam sebua pekerjaan, jika kita mengerjakannya dengan sungguh-sungguh, hal itu akan memberi nilai kepada manusia itu sendiri. Dengan begitu,setiap tetes keringat yang mengucur akan menjadi sebua pengormatan yang pantas kita punya perjuangan.
Ya Tuhan, terimakasih atas segala kasih-mu dalam kehidupan ku ini.

Kabar amugi kibah


KATA-KATA BIJAK VICTOR YEIMO KETUA UMUM KNPB

KATA-KATA BIJAK VICTOR YEIMO KETUA UMUM KNPB

Ketua Umum KNPB Victor Yeimo (foto,Pribadi)
"Tunduk tertindas atau bangkit dan melawan. Karena Mundur adalah PENGHIANAT bagi Rakyat Bangsa Papua.Hanya ada satu kata "MERDEKA" harga mati." "Kelly Kwalik Pahlawanku"


"Jiwa Raga & Semangat Juang Kedua Pahlawan Sejati Selalu Ada Di mana Mereka Ada Berdiri. "




"Tubuh boleh mati tp Roh Refolusi Takkan Pernah mati, Hormat Komd Kami akan terus Membakar Semangat Api Perjuangan Sampai Papua Freedom. Selamat istirahat Komandanku.."( Charles Sraun)





"Indonesia tidak suka orang Papua berjuang terbuka, damai dan bermartabat. Indonesia hanya mau memelihara kekerasan diatas tanah Papua."





"Yason Ngelia adikku, jejak perlawanan kita seperti itu. Kau menjajaki dan baru saja menancapkan taji intelektualitasmu di penjara. Bukti bahwa Mahasiswa tidak hanya berprestasi tapi bergerak. Tidak pasifis tapi aktivis untuk pembebasan! Semoga kau tetap menginspirasi Mahasiswa dari gaya hidup yang cenderung pada kesenangan sementara dan individualis: hedonisme, dandyisme, apatisme, dramaturgisme dan sejenisnya. Selamat berjuang kembali, kita pasti jumpa di jalan-jalan itu."

"Kakamu di tempat itu"




"Filep Karma, sedang kudengar sisimu yang memilukan tapi menyuguhkan. Akan kokoh keteguhan hati di tempat ini. Percaya kita pada harapan akan kemenangan. Sungguh megah!"




"Menulis bukanlah menggambarkan dunia maya, tapi menggambarkan sebuah realita hidup yang sedang dijalani,"  





"su terlalu baik, juga terlalu sabar menahan semua. Air mata itu. Darah dan tulang belulang yang bertebaran. Luka yang terpendam tak kuasa dipendam lagi. Kebencian terus memuncak. Kelakuan yang kau langgengkan atas nama hukum yang kau jadikan tuhan. Sudah cukup, tak ingin lagi kami dengar nyanyian "nina bobo" itu, lagipula kami terlanjur dewasa untuk menyadari bahwa hanya ada satu hal yang kami percaya: Pemberotakan!"




Terus berkelana. Jejak masih rapuh. Jiwa masih terseok. berharap saat raga kokoh berdiri, dan nafas kuat menggema, seribu mutiara kan berkilau di jalan surga."




"Penindasan ini harusnya kita lawan. Tapi kenapa ko malas tau kawan. Terlalu jauh bgitukah ideologi, nilai, kesadaran diri anda tenggelam dalam hegemoni penguasa (borjuis). Kawan, ingatlah, ini semua adalah ilusi yang diciptakan kaum borjuis penguasa agar kita kehilangan ideologi serta jatidiri sebagai manusia merdeka, diatas tanah ini. Kawan, trada cara lain, perang pergerakan adalah solusi, "the war of movement", disini...diatas tanah ini."



"Kematian adalah bagian dari hidup dan perjuangan, tapi bakti tulusmu kan hidup dan abadi bagi bangsa ini. Selamat jalan kawanku,Tekege Parance (Jubir KNPB Nabire) dan Marthen Kalolik (Anggota KNPB Pusat). Kan kami kenang dan merindu slalu."




"Untukmu kawan sejalur, dengarlah kawan, bahwa untuk alasan apapun, dan untuk kepentingan apapun, harga diri bangsa dan perjuangan ini tidak boleh tergadai. Biarkan perjuangan tetap berdiri murni walau itu menyakitkan."



"Hamparan hijau dan kabut kelam menutupi jagat raya, menyapu lereng gersang, menyambut fajar pagi. Kamilah pemilik alam raya ini. Kami berhak menjadi manusia bertuan yang menghargai martabat dan harga diri bangsa ini. Tanah ini milik kami. Engkau, sadarlah"





“Desiran angin lambaikan bendera negeri, indah bagai di taman surga, terasa sempurna, membuatku terpanah, terkesima dan mendetak sanubari walau jejak-jejak patriot mengitari rimba bersama untaian derita negeri.”




‘”kan abadi, terpatri dalam sanubari, dan terpesona menawan hati di alam seribu belulang yang bertebaran’”




“Tanah ini, surga kita yang kian hilang, digilas pecandu kekayaan. Haruskah kita diam? Dengarlah dibalik gunung dan rimba, bintang harapan berkibar mewarwai tanah surga. Jangan biarkan smua ini pergi digilas penjajah”





“Biarkan perjuangan tetap murni. Untuk alasan apapun, termasuk untuk alasan "perjuangan", tidak ada istilah kompromi, eksploitasi, apalagi jual beli perjuangan Papua Merdeka dalam agenda kolonial Indonesia, termasuk PILGUB. Engkau tergiur rupiah dan kedudukan, silahkan jalani saja, itu hak anda. Dan kami, biarkan kami tetap di jalur kami.




“Kamu adalah bagian dari ruang hatiku yang tersembunyi. Sementara perjuangan ini adalah bagian hidupku yang memang harus dipertaruhkan.




“Entah mau menderita dan miskin, entah dunia mau sebut kami tidak bisa, bodoh, kuno atau primitif, dan mau jadi apa kami suatu saat, itu terserah kami. Tinggalkan dan biarkan kami merdeka sendiri, sebab yang kami tahu Tuhan sudah tempatkan kami sebagai orang Papua, diatas tanah Papua untuk kami mendiami dan mengatur hidup kami sendiri.”




“Memang perjuangan ini tidak mudah karena kita tidak hanya berjuang untuk Papua Merdeka, tetapi kita sedang berjuang agar dunia mengerti dan sadar tentang arti sesungguhnya dari kemanusiaan, kebenaran, keadilan dan perdamaian di bumi.




“Booo ko bilang, Negara, Pemerintah dan Hukum WAJIB menghormati, menjunjung tinggi dan melindungi HAM (itu menurut UU RI No. 39/1999). Tapi realitanya terbalik, HAM dilanggar dan dipasung untuk WAJIB menghormati, menjunjung tinggi dan melindungi Negara, Hukum dan Pemerintah. Apa yang harus dibanggakan di NKRI? Utang luar negeri 2012 saja su melambung tinggi sampe Rp. 1.937 Triliun. Apakah NKRI mampu menjamin hak hidup rakyatnya dari utang?, apalagi mempertahankan NKRI? Ah adoo sayang-sayang...mari kita kita bicara baik-baik baru bubar.”




"Sejarah kebenaran dan penindasan dalam negara kolonial Indonesia telah dan sedang melahirkan generasi perjuangan Papua Merdeka dari waktu-waktu. Dan engkau kolonial akan hancur berkeping-keping dalam kesadaran perlawanan bangsa Papua."




"Mengitari rimba hijau, terjalin bersama hujan yang mengguyur, mendengar nada nada sendu yang terhampar."




"Kawan, engkau tiada pernah kami lupa. Benarkah kita tak akan pernah jumpa di jalur ini. Masih terlalu sakit kami merasa kehilangan dirimu. Engkau seharusnya ada disaat-saat begini."



"Jangan tanya siapa kami, karena apapun, kapanpun, dimanapun, dan bagaimanapun diri kami, hanya satu hal yang kami tau hingga akhir hidup ini, yaitu : "Lawan"."



 "Kala rembulan tak berkenan tebarkan cahaya Aku merasa terasing."



 "Tiada menjadi, menjadi pun tiada....ku hanya mencoba selama masih mungkin."



 "Natal, damai di bibir derita di hati."



Hari ini polisi Indonesia tindakan lebih beradab. Dorang tra pakai senjata, dorang tra dakwa makar. Dorang duduk saja di kursi-kursi lapangan Theys Sentani. Victor Yeimoditahan tra sampai semalam. Dorang cukup cerdas. Mari kitorang bangsa Papua buktikan kitorang bisa lebih cerdas. Mulai sekarang siapkan cara-cara baru dalam peringatan 1 Desember 2013.(Filep Karma)."



"Yang mengasyikan didunia ini bukanlah dimana kita berada, melainkan kemana kita menuju. Salam Papua Merdeka!"



"Jika kebenaran dipersalakan dan diakui negara bahwa kesalahan itu yang benar dan dihormati sebagai UUD yang harus dihormati maka : rakyat papua akan melawan dengan cara dan gaya yang merupakan budaya orang papua."



"Ahhhhhhhhhhhhhhhh kawan....ini tidak mungkin....knp harus secepat itu kawan. kita harus akhiri apa yg sudah pernah kita mulai. kawan....ini tdk kawan.........Mako telah berlalu, kini engkau lagi, jalur ini trasa hampa tanpa kalian....kenapa...kenapa....derita ini, air mata ini.... tdk mungiin kawan...hati ini sakit.....kwn. Victor Kogoya. "



" Papua Merdeka jalan, kebenaran dan hidup."

 " BAPA kubersyukur buat KASIHMU yang besar,KAU tak memandang hinanya diriku,namun KAU mengasihiku apa adanya aku.Tak sanggup ku uraikan kata untukMU hanyalah TERIMAKASIH."

Sudah! Cukup......"enough is enough". Terlalu lama engkau bersorak ria diatas penderitaan kami. Stop munafik deng kopu hukum. Kami terbentuk bukan dengan hukummu. Trada ikatan hukum antara ko deng kami, jadi ko trapu dasar tuk larang kami diatas tanah surga. Jijik kami mlihat rupamu...Anjing RI Kaskado....!!."



" Proses benar menuju kemerdekaan dapat diperkirakan dan diyakini tapi tindakan mnuju kesanalah yang mnentukannya. Ide perjuangan sebaiknya diartikulasikan dalam praktek perjuangan. Dalam perjuangan, lebih baik memiliki banyak pekerja dari pada pemikir."



 " Terasing kurasa. Setiap waktu. Berharap menghirup udara bebas. Sperti mereka. Desahan nafas pasrah tak kuasa dibendung. Walau galau mnemani, takkan kubiarkan mereka bersorak diatas penderitaan kami. Jika bukan hari ini, mungkin besok atau lusa."



Teman,akupun rasakan sengsara yang engkau jalani. Teguhkan hatimu dan Jangan mundur! Percayalah kan slalu ada cerah sehabis mendung." 



Tak terukur kuasamu Tuhan. Tak juga diriku, pun pengetahuan dunia. Engkau saja yang HARUS abadi dalam hidup ini."



 " Sandiwara ini harus berakhir."



Mengkonsumsi informasi adalah titik awal terpenting untuk sebuah perubahan, tapi tetap belum terjadi perubahan apapun di dalamnya. Sebab, informasi hanya bisa berguna jika Anda melakukan aksi-aksi yang sesuai dengannya. Jika terlalu banyak membaca ilmu, Anda jadi bantet alias cerdas otak. Karenanya, pengetahuan perlu diubah jadi pengalaman. Lakukan hal tersebut dengan memodifikasi pola pikir dan perilaku Anda di sana-sini. Perubahan sekecil apapun, ketika Anda praktekkan secara kontinyu, pasti akan memberi hasil yang nyata."



Biar Posko dibongkar, Biar Posko dibongkar pasti Papua Merdeka. Tribute untukmu prajurit rimba, bukit Eduda, Paniai. Kau torehkan sejarah perlawanan hari ini. Engkau yg gugur, dan darah yang bersimbah kan trus dikenang dan terpatri disanubari kami."



 " Setelah sekian lama hilang di belantara, kini kau kembali. Ku harap ini bukan mimpi. Engkau tepati janjimu "i will return". Ku harap engkau ada disamping kami. Engkau revolusioner sejati. Pravda Fight On-"



 " Sambut hari kemerdekaan bangsa Papua Barat 1 Desember , seluruh pengguna facebook wajib ganti photo profil dengan gambar bendera bintang kejora."



lebih baik bertindak bila berpikir itu menyakitkan. "



 " Kedaulatan ada di tangan rakyat. Biarkan mereka bangkit dan menentukan masa depannya sendiri."



Papua Merdeka hanya dapat diraih dalam tahapan kerja yang progresif. Papua Merdeka tidak dapat diwujudkan dalam angan-angan dengan agenda-agenda populis yang sekedar menampilkan simbol politik Papua Merdeka. "



Kepadamu kawan di jalanan, hari ini kukatakan kepadamu, engkau sedang torehkan sejarah negeri."



Ku dengar isak tangis itu. Melepas satu-satu yang tersisah, pejuang Papua Barat. Demi cita hari esok, ku ingin engkau tetap erat memegang besi itu, walau asa dan tangis tak sanggup mnahan pilu."



 " Lantas, apakah kita harus duduk diam dalam kepasrahan bisu, bersama dawaian lagu penghibur lara yang berjudul "DAMAI" itu? Sedangkan di depan mata kita, para penindas itu terus berjuang dengan pengorbanan untuk membunuh dan menguasai kita? Ini perkara terbalik"



Titik (.) adalah tanda berhenti. Dan Titik (.) adalah awal dari sesuatu yang baru."



"Kami ada & tetap jln di jalur kami, tanpa sedikitpun mundur. Kami tahu, kami banyak kalah, banyak mati, banyak masuk penjara, banyak terasing, tapi itu bukan alasan utk kami menyerah & takluk tunduk dibawah kaki NKRI. Kami trus bangkit stiap kami jatuh. Kami trus berganti stiap kehilangan serdadu martir yg lain. Tternyata itulah alasan kami trus percaya pd jalur kami sambil perkuat alat-alat perjuangan kam."



►►Kolonial, Kapitalis dan Militer adalah 3 wujud penindasan dan penghisapan di Papua Barat yg hrs dilawan dg kesadaran ideologis massa rakyat yg terorganisir dlm kepemimpinan yg revolusioner◄◄"



Tak kuasa rasanya menahan air mata mendengar ungkapan pilu dalam kepasrahan batinmu. Menghabiskan umurmu dlm ketabahan mnunggu hari pembebasan Papua di sudut pulau karang tempat kau bergerilya. Dalam senja umurmu, engkau masih terlihat seorang patriot pemberani yg gagah, dan membakar naluri kami tadi, entahlan tak tahu kapan akhir kisah nan piluh ini."



Penulis adalah Wenas Kobogau Anggota Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Komite Kota Bandung.



Sumber dari Facebook Ketua Umum KNPB  Victor Yeimo. 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. AMUGI KIBAH - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger