Headlines News :

Believe to JESUS

Believe to JESUS
Tampilkan postingan dengan label RELIGI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RELIGI. Tampilkan semua postingan

Tokoh lintas agama gelar doa bersama untuk Indonesia

Tokoh lintas agama gelar doa bersama untuk Indonesia thumbnail

Doa merupakan pengharapan manusia kepada Tuhannya. Kekuatan doa setara dengan keajaiban dan mukjizat jika Tuhan mengabulkannya.
Keyakinan atas kekuatan doa inilah yang membuat tujuh pemuka agama dan penghayat kepercayaan menggelar doa bersama di Alun-Alun Sidoarjo, Sabtu (4/6/2016) malam, dengan harapan agar Indonesia selalu dalam lindungan Tuhan YME.
Suasana khusyuk meliputi Alun-Alun Kota Delta tatkala tujuh pimpinan spiritual dari agama Islam, Katolik, Prostestan, Hindu, Buddha, Konghucu, dan Penghayat Kepercayaan, berdoa bersama.
Mereka membacakan doa secara bergantian menggunakan bahasa asli kitab-kitab mereka. Meski berbahasa berbeda, inti dari doa para pemimpin umat ini agar Indonesia semakin maju, makmur, semakin erat bersatu dalam kebhinnekaan, dan dalam limpahan kasih sayang Tuhan.
“Doa ini untuk Pancasila, untuk Indonesia,” kata Bingki Irawan, Penasihat Komunitas Getah Manis (komunitas Gerakan Lintas Iman Sidoarjo), di acara Pagelaran Budaya dan Doa Bersama, seperti dilansir Tribunnews.com.
Bingki menuturkan acara ini digelar sebagai perayaan Hari Lahir Pancasila. Menurutnya, para pemuka agama memiliki peran sentral untuk tetap mempersatukan masyarakat.
Ia menjelaskan, masalah disintegritas bangsa sangat rawan terjadi ketika para pemeluk agama di masyarakat sudah lagi tak saling menghargai.
“Ketika masyarakst melihat para pemimpin agamanya bersama-sama bergandengan tangan, ini menjadi semangat dan mendorong warga untuk ikut menjaga persatuan bangsa,” sambungnya.
Lebih lanjut, ucapnya, ancaman disintegrasi terus menghantui masyarakat. Maraknya aksi radikalisme, serta oknum yang ingin mengganti Pancasila dengan ideologi lain, sudah dilakukan secara terang-terangan.
Pemahaman tepa selira dan saling menghargai menjadi benteng utama ancaman oknum-oknum yang ingin memecahbelah Indonesia.
“Semangat ini pula yang kami usung ketika mendirikan komunitas ini setahun lalu,” ucap Bingki.
Sebelum melakukan doa bersama, warga dihibur dengan berbagai tari-tarian Nusantara.
Hal ini dilakukan untuk menunjukan kekayaan budaya Indonesia agar warga Kota Delta bisa mengapresiasi dan turut menjaganya.
Tak hanya acara seremonial, komunitas ini pun juga sering menggelar kegiatan sosial yang misinya menjaga persatuan umat beragama.
Pertengahan Mei lalu, ungkap Bingki, komunitas ini menggelar acara Bakti Bumi di Desa Kalipecabean, Candi.
“Beragama itu harus ikhlas, termasuk membantu orang di luaragamanya sendiri,” ujarnya.
Bupati Sidoarjo, Saiful Illah, yang turut hadir mengapresiasi langkah doa bersama dari para pimpinan agama ini. Menurut Saiful, acara semacam ini akan mengikis benih-benih kebencian.
“Saya harap tak hanya unuk menjaga persatuan umat, tapi juga bisa untuk mengantisipasi bahaya narkoba. Nilai-nilai keagamaan juga bisa jadi benteng agar anak-anak muda tak terjerumus narkoba,” tandas Saiful.

Gereja Katolik tertinggi di Tiongkok diresmikan

Gereja Katolik tertinggi di Tiongkok diresmikan thumbnail

Gereja Katolik tertinggi di Tiongkok diresmikan di Keuskupan Suzhou, Provinsi Jiangsu bagian timur ketika Bulan Maria dimulai.
Uskup Suzhou, Mgr Joseph Xu Honggen memimpin upacara peresmian tersebut di Xiaohengtang, kota Kunshan pada 2 Mei. Uskup Taiyuan, Mgr Paul Meng Ningyou dari Provinsi Shanxi tengah dan 50 imam dari berbagai keuskupan berkonselebrasi dalam Misa itu.
Sekitar 6.000 umat Katolik dari provinsi setempat dan provinsi-provinsi tetangga, termasuk kelompok umat Katolik Korea, memenuhi gereja berkapasitas 2.000 orang tersebut.
“Gereja itu terisi penuh, bahkan balkon gereja penuh orang,” kata seorang Katolik Jiangsu yang menyebut dirinya sebagai John kepadaucanews.com.
Uskup Xu mengatakan meresmikan gereja baru di Bulan Maria adalah sangat bermakna.
“Kami memohon kepada Tuhan untuk memberkati gereja kami dan memberi kami kasih karunia melalui perantaraan Bunda Maria,” katanya kepada ucanews.com.
Bergaya modern, gereja baru itu dibangun dalam bentuk perahu. Menara utamanya dengan tinggi 75 meter, menjadikannya tempat ibadah Katolik tertinggi di Tiongkok.
“Desain berbentuk perahu menunjukkan bahwa Gereja berlayar di dunia ini untuk menyebarkan Injil Kristus. Kita harus menjadi saksi yang lebih baik,” kata Uskup Xu.
Rencana pembangunan gereja itu dimulai tahun 2004. Meskipun pemerintah telah menekankan “sinisisasi” dalam beberapa tahun terakhir, uskup itu mengatakan hal itu tidak mempengaruhi desain gereja.
“Tidak ada syarat seperti 12 tahun lalu. Kami bisa mengikuti ide dan desain normal untuk gereja,” tambahnya.
Gereja itu memilih Bunda Maria Penolong Orang Kristen sebagai pelindungnya. Keuskupan itu berharap Bunda Maria dapat melindungi umat Katolik di Tiongkok dan membantu lebih banyak orang bergabung dengan Gereja.
Di dalam gereja, gambar besar mengadopsi “Perjamuan Terakhir” sebagai tema. Terlepas dari gambar Kristus dan 12 rasul di tengah, enam orang kudus misionaris asing dan enam martir Tiongkok termasuk dalam gambar itu.
Pastor Italia Giulio Aleni (1582-1649) memperkenalkan agama Katolik di daerah Suzhou tahun 1616, sedangkan gereja pertama dibangun di Xiaohengtang di kota Kunshan kuno ditelusuri tahun 1911.
Setelah Komunis berkuasa tahun 1949, gereja-gereja disita dan berubah menjadi sekolah tinggi. Tahun 1992, pemerintah mengembalikan properti ke keuskupan Suzhou, yang memiliki 65.000 umat Katolik.
Sumber: ucanews.com

Hidup Adalah Anugrah Tuhan



SWP, Tuhan menciptakan manusia pria dan wanita untuk saling menghidupi, mengasihi dan membentuk satu keluarga baru yang tak terpisahkan oleh siapa pun di dunia ini. Sebab kita telah disaksiakan oleh sang pencipta, alam raya dan manusia itu sendiri, ketika proses dibentuk satu keluarga baru.

Hidup adalah anugerah terbesar yang Tuhan berikan kepada kita semua. Jika hidup adalah anugerah yang paling indah kita wajib bersyukur kepada Tuhan Sang pencipta alam semesta. Semoga dengan kita bersyukur kepadaNya dan berterima kasih atas Anugerah yang Tuhan berikan kepada kita semua, hidup kita selalu dalam jalan cahayaNya.

Dalam hidup ini kita harus bisa memahami bahwa pakaian yang indah adalah senyum yang tulus sedangkan kebiasaan yang merusak adalah rasa khawatir yang berlebihan, kebahagiaan yang baik adalah memberi dengan sepenuh hati dan kepribadian yang buruk adalah egois.

Meskipun dalam kehidupan sehari-hari saling menyakiti, mengecewakan bahkan, saling membekasih luka pada diri mereka selama hidup, sekali pun. Tetapi mereka tetap saling mengasihi dan memaafkan atas hal-hal yang bertentangan dengan alkibiah selama hidup mereka. Setiap orang harus memiliki ungkapan "Hidup Hanyalah Sementara saja" sebagai bagian dari proses pemenuhuan hidup. Karena hidup adalah anugrah Tuhan, maka wajib dipergunakan hidup itu, bersama keluarga yang kita punyai selama kita berada dibawa kolong langit ini.


Allah sumber pengampunan atas tindakan dan perbuatan setiap manusia, asal setiap orang sunggu-sunggu menuruti perintahnya. Karena di dalam Tuhan kita bisa memperoleh sumber penghidupan, kedamaian dalam rumah tangga dan akan terjadi kebagian itu sendiri.


Wanita, terhebat adalah mereka yang telah menghargai tanggujawabnya sebagai ibu rumah tangga dalam kehidupan keluarganya. Begitu pun seorang pria yang lemah, lembut menghidupi keluarganya dengan penuh tanggungjawab yang tinggi. Itulah hidup yang saling menghargai, menghormati dan menjujung tinggi nilai-nilai spritualitas dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Titel, jabatan, dan kekayaan bukan menjadi jaminan hidup, melainkan mereka mampu membedakan tanggunjawab yang telah dipundakan oleh Allah dalam hidup keseharian mereka masing-masing. Baik bertanggunjawab sebagai kepala keluarga maupun ibu rumah tangga dalam keluarga sepanjang hidup. Janganlah bersedih karena mereka memiliki kekayaan dan kejayaan yang berlimpa, tetapi syukurilah dengan apa adanya, karena itulah anugrah Tuhan.



Pria ada untuk wanita, begitupun wanita ada untuk pria, kalau terjadi hal demkian, kita sudah berada dalam ruang kekudusan. Sebab sang pencipta diberikan ruang untuk saling mengasihi sesama manusia, teristimewa buat mereka yang telah dibentuk satu keluarga baru dalam kehidupan sehari-hari. Kita mengasihi karena Allah,lebih dahulu mengasihi kita. (1 Yohanes 4: 19). Bila kita sudah mengasihi kepada sesama, berarti Allah terlebih dahulu mengasihi kita. itulah anugrah dan kasih-Nya dari Tuhan yang kita alami dalam kehidupan sehari-hari.

Dapat disimpulkan bahwa, hidup kita bagaikan uang air, hanyalah sementara saja, sehingga diharapkan saling menghargai diri sendiri sebagai satu bentuk manusia yang seutuhnya selalu memberikan yang terbaik kepada sesama. Dan juga melihat sorang pribadi sebagai status suami /istri yang erat hubungannya dalam kehidupan keluarga. Semoga Allah kita diberikan berkah dan hikmanya selama kita hidup di dunia ini. 

Penulis: ( Awimee Gobai)

Menteri Agama undang Paus Fransiskus ke Indonesia

Menteri Agama undang Paus Fransiskus ke Indonesia thumbnail

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengundang pemimpin tertinggi umat Katolik se-dunia, Paus Fransiskus, ke Indonesia guna membahas berbagai isu, terutama terkait perdamaian dan pencegahan konflik antarumat beragama.
“Dengan segala kerendahhatian, kami mengundang Paus Fransiskus untuk berkenan berkunjung ke Indonesia,” kata Menteri Lukman dalam rangka kunjungan  Pietro Kardinal Parolin, Sekretaris Negara  Vatikan di ruang kerjanya di Jakarta, Rabu (12/8/2015), seperti dilansir Kompas.com.
Lukman mengatakan, kunjungan itu nantinya untuk meneguhkan agar semangat dialog antarumat beragama terus dikembangkan. Selain itu, kunjungan itu juga ditujukan untuk memperlihatkan kehidupan keagamaan di Indonesia dan bertemu dengan umat Katolik di Indonesia.
Menurut Lukman, hubungan baik Indonesia dan Vatikan sudah terjalin sejak lama atau lebih dari 65 tahun. Umat Katolik di Indonesia sendiri jumlahnya cukup banyak, tidak kurang dari tujuh juta jiwa.
Kepada Kardinal, Menteri Agama (Menag) mengaku sangat terbantu dengan keberadaan para pemuka agama, termasuk pemuka agama Katolik dan jajaran keuskupan yang ada di semua provinsi di Indonesia. Mereka dinilai turut menjalankan misi Kementerian Agama dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat Indonesia.
Menag juga mengatakan, dirinya mengikuti perkembangan upaya-upaya Paus Fransiskus dalam membangun dialog lintas agama melalui media massa.
“Upaya untuk selalu membangun dialog antarumat beragama merupakan sesuatu yang sangat positif, dan kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas apa yang selama ini dilakukan oleh Paus Fransiskus yang dampaknya sangat baik bagi Indonesia dan juga dunia,” katanya.
Terkait kunjungan Kardinal Parolin, Menag Lukman menyambut baik kegiatan tersebut. Menurut Lukman, kunjungan pertama Sekretaris Negara Vatikan ke Indonesia ini sangat baik bagi hubungan kedua negara.
Akan disampaikan kepada Sri Paus
Kardinal  Parolin menyambut baik dan akan menyampaikan undangan tersebut kepada Paus Fransiskus.
Kardinal Parolin berharap, Paus nantinya berkesempatan untuk berkunjung dan bisa menyaksikan kehidupan beragama di Indonesia.
Pietro juga mengundang Menag Lukman, jika ada kesempatan ke Eropa, untuk berkunjung ke Sekretariat Vatikan di Roma. “Kami sangat tertarik dengan Islam Nusantara,” kata Kardinal Parolin.

Pesan Paus Fransiskus untuk Hari Perdamaian Dunia: Mengatasi ketidakpedulian

Pesan Paus Fransiskus untuk Hari Perdamaian Dunia: Mengatasi ketidakpedulian thumbnail

Keegoisan dan kekhawatiran membuat banyak orang tidak peduli pada penderitaan orang lain serta mencegah mereka menemukan cara-cara kreatif untuk mengungkapkan solidaritas dan mempromosikan perdamaian, kata sebuah pernyataan dari pengadilan Vatikan dan kantor perdamaian.
Meningkatkan refleksi tentang kebutuhan “mengubah pikiran dan hati” agar terbuka kepada kebutuhan orang lain, Paus Fransiskus telah memilih tema: “Mengatasi ketidakpedulian dan meraih perdamaian”, untuk merayakan Hari Perdamaian Dunia 2016.
Tema  untuk perayaan 1 Januari itu diumumkan Dewan Kepausan untuk Keadilan dan Perdamaian, seraya mengatakan bahwa perdamaian sulit dicapai ketika orang tidak peduli, yang menjadi “momok di zaman kita.”
Dewan itu mengatakan dalam pernyataan 11 Agustus bahwa setiap orang harus menyadari,  termasuk “fundamentalisme, intoleransi,  dan penganiayaan karena iman dan etnis,” mengabaikan hak asasi manusia, perdagangan manusia dan tenaga kerja, korupsi, kejahatan terorganisir dan dipaksa migrasi.
Informasi tentang masalah-masalah itu tidak cukup, kata dewan itu, Orang-orang harus membuka hati dan pikiran mereka terhadap penderitaan orang lain.
“Saat ini, ketidakpedulian sering dikaitkan dengan berbagai bentuk individualisme yang menyebabkan isolasi, kebodohan, keegoisan, selain itu kurangnya minat dan komitmen,” kata pernyataan itu.
Hari Perdamaian Dunia 2016 akan dirayakan bertepatan dengan Tahun Yubileum Kerahiman Ilahi, yang akan dibuka secara resmi oleh Paus Fransiskus pada 8 Desember.
Tema hari perdamaian dan pesan Paus tentang perdamaian  diharapkan akan dirilis pada pertengahan Desember yang  bertujuan membantu orang merenungkan bagaimana mereka bisa “bersama-sama membangun kesadaran dan penuh belas kasihan, oleh karena itu, lebih bebas dan dunia yang adil,” kata dewan itu.
Sumber: ucanews.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. AMUGI KIBAH - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger