Headlines News :

Believe to JESUS

Believe to JESUS
Tampilkan postingan dengan label OLAHRAGA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OLAHRAGA. Tampilkan semua postingan

Boas Minta Maaf pada Sporter Persipura

Boas Salosa Minta Maaf pada Persipura Mania/ilustrasi majalahkribo.com
Boas Salosa Minta Maaf pada Persipura Mania/ilustrasi majalahkribo.com

Kabar amugi kibah (mk), Jayapura – Kapten Persipura Jayapura  meminta maaf kepada para suporter dan fans. Pasalnya ia dan kawan-kawan tidak bisa memberikan kemenangan pada dua pertandaingan awal Torabika Soccer Champoinship (TSC) 2016.

Terakhir,  mereka  harus puas dengan bermain imbang 0-0 pada saat menjamu Bali United di Stadion Mandala Jayapura, Minggu (8/5) malam. Itu merupakan hasil imbang kedua yang didapatkan Persipura, sebab laga pertama juga mereka bermain imbang dengan Persija Jakarta.

“Saya minta maaf belum bisa berikan yang terbaik bagi tim dan Persipura Mania serta masyarakat karena hasil akhir yang imbang,” ucapnya.

Boas juga menilai rekan-rekannya telah mengeluarkan semua kemampuan untuk meraih poin penuh dari tim asuhan Indra Syafri, namun hasil positif yang diharapkan belum mampu diraih.

“Saya dan teman-teman sudah bermain baik. Tapi lawan lebih memilih menunggu andalkan serangan balik, sehingga sulit untuk ditembus,” jelas Boas.

Boas juga berharap, masyarakat papua tidak kecewa dan terus memberikan dukungannya pada tim mutiara hitam.

“Kita akan perbaiki di laga-laga selanjutnya. Ini menjadi pelajaran berharga, dan kami akan melakukan evaluasi mencari solusinya. Saya serahkan semua kepada pelatih,” katanya.

Mengenai pergantian dirinya dengan Osvaldo Haay pada pertengahan babak ke dua Ia mengaku hal itu atas permintaan dirinya sendiri kepada pelatih Jafri Sastra.

“Memang  saya minta diganti dengan pemain lain, karena ada bermasalah di kaki. Hal ini juga demi kepentingan tim agar bisa meraih yang terbaik,” ungkapnya. ( Dami Zanambani/SB )

Lima Pemain Real Madrid dengan Gaji Tertinggi

foto ist
foto ist


itoday - Real Madrid memang dari dulu dikenal sebagai sebuah klub raksasa asal Spanyol dengan penghasilan yang sangat besar. meskipun Real Madrid setiap musimnya selalu berburu pemain bintang dengan harga yang cukup fantastis, hal ini tidak mengurangi rasa loyalnya untuk memberikan gaji terbaik sebagai balas jasa atas prestasi yang di ukir sang pemain.

Saat ini Christiano ronaldo menjadi pemain Real Madrid dengan gaji paling tinggi per pekanya. Untuk informasi yang lebih lengkap,  berikut kami hadrikan lima pemain Real Madrid dengan gaji tertinggi pada musim ini.

  1. Christiano Ronaldo

Saat ini Christiano Ronaldo menjadi pemain Real Madrid dengan gaji tertinggi yaitu sekitar Rp.5,9 milliar dalam satu pekan. Jika melihat prestasi yang telah diukir oleh Christiano, kami rasa gaji tersebut sangat pantas ia dapatkan sebagai balas jasa atas perjuanganya untuk Real Madrid.

  1. Gareth Bale

Urutan kedua untuk pemain Real Madrid dengan gaji tertinggi pada musim ini diduduki oleh Gareth Bale. Memang dunia transfer tahun lalu gemparkan dengan pembelian Gareth Bale dari Totenham Hospur ke Real Madrid dan berhasil menjadi pemain dengan pembelian termahal, namun untuk gaji sendiri pemain yang satu ini masih kalah dengan Christiano Ronaldo yang menjadi seniornya di Real Madrid.

Gareth Bale mendapatkan gaji  selisih 0,7 milliar dengan Christiano Ronaldo yaitu sebesar Rp. 5,2 milliar untuk per pekanya.

  1. Toni Kross

Pada musim lalu Toni Kross memiliki pengaruh cukup besar bagi Real Madrid namun hal ini tidak membuat sang pelatih Rafa Benitez menyukai gaya pemain yang satu ini, dan akhirnya Toni Kross selalu absen dalam beberapa pertandingan.

Meskipun Toni Kross jarang tampil untuk Real Madrid namun ia masih mendapatkan gaji yang cukup besar dan berhasil menduduki posisi ketiga pemain Real Madrid dengan gaji tertinggi yaitu sekitar Rp. 3,2 untuk satu pekan.

  1. Karim Benzema

Pemain asal Prancis ini berhasil menduduki posisi ke 4 untuk pemain Real Madrid dengan gaji tertinggi yaitu sebesar 150ribu pounds atau setara dengan Rp. 3 milliar dalam satu pekan.

  1. Sergio Ramos

Pada posisi kelima diduduki oleh sang kapten yaitu Sergio Ramos yang mendapatkan gaji sebesar Rp. 2,8 milliar dalam satu pekan. Melihat andil sang kapten diberbagai pertandingan rasanya gaji sebesar itu sangat pantas di dapatkan, apalagi Sergio Ramos juga berhasil membawa Real Madrid menjuarai beberapa pertandingan seperti Liga Champion.

Read more: http://www.itoday.co.id/sport/lima-pemain-real-madrid-dengan-gaji-tertinggi#ixzz3v22bCxcj

Piala Indonesia Satu Kurang Seru Tanpa Persipura

Jayapura--Tim berjuluk Mutiara Hitam Persipura Jayapura, finalis Indonesia Super League (ISL) 2015, dipastikan tidak akan tampil di turnamen Piala Indonesia Satu. Turnamen ini akan digelar pada 16 Agustus mendatang.
Sekretaris Umum Tim Persipura, Rocky Bebena, mengatakan tim Mutiara Hitam terpaksa absen karena tidak memiliki dana untuk dapat mengumpulkan kembali para pemainnya.
“Posisi kami bagaimana mau ikut, kalau tim sudah bubar. Kami tak memiliki dana untuk mengumpulkan pemain,” katanya pekan lalu..

Rocky mengaku sudah mengirimkan surat kepada pihak Mahaka Sports and Entertainment yang menjadi operator Piala Indonesia Satu. Dia menjelaskan pihaknya juga tidak memungkinkan untuk mengumpulkan pemain. Walau turnamen tersebut rencananya baru akan dimulai 15 Agustus, tapi Persipura sulit melakukan itu.
Terkait sponsor, Rocky mengaku Persipura sudah tidak memiliki sponsor lagi sebagai penyuplai dana. Disebutnya, sponsor mau membantu jika Boaz Salossa dan kawan-kawan tampil di kompetisi resmi seperti Indonesia Super League (ISL) dan Piala AFC.
Sedangkan untuk mengumpulkan para penggawanya tidak membutuhkan dana yang sedikit. Apalagi saat ini tak pemasukkan ke khas klub, akibat terhentinya kompetisi.
Sebelumnya, Mahaka Sports and Entertainment telah menjelaskan kepada para calon peserta turnamen tersebut, terkait apa saja yang akan didapatkan mereka, dalam pertemuan, di Hotel Century, pekan lalu.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan klub-klub ISL, mereka dijanjikan mendapatkan subsidi untuk akomodasi dan transportasi.
Tak hadirnya Persipura dirasakan pertarungan kurang, Mutiara Hitam membuat pertandingan semakin panas, jika kontra melawan Sriwijaya FC.
SFC sendiri yang juga belum mendaftar, dikatakan Presiden SFC Dodi Reza Alex, akan turun di Piala Indonesia Satu, asalkan turnamen ini jelas dan seluruh perizinan didapat.
Namun ketiadaan Persipura membuat turnamen ini jadi kurang greget untuk disaksikan.
“Mengadakan turnamen atau kompetisi itu ibarat berjualan, harus ada barang dagangan yang diunggulkan, seperti Persipura, itu penting ada dan ikut dalam turnamen,” katanya.(Dominggus Mampioper)

Hasil Pertemuan antara Kemenpora, DPRP dan AFC

KUALA LUMPUR (MALAYSIA) - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) akhirnya bisa bertemu dengan pengurus Federasi Sepak Bola Asia (AFC) di Kuala Lumpur, Jumat, (12/6). Dalam pertemuan itu dibahas masalah batalnya pertandingan babak 16 besar Piala AFC antara Persipura Jayapura melawan Pahang FA pada 26 Mei 2015.

Pihak Indonesia yang diwakili Yan Parmenas Mandenas dan Kamasan Jack Komboy dari DPRP, Gatot S Dewa Broto dari Deputi V Kemenpora serta Tri Gustono dari Kepala Pensosbud KBRI di Kuala Lumpur berbincang dengan pihak AFC yang dipimpin Dato' Windsor John sebagai Deputi Sekjen AFC; Sanjeevan Balasinggam sebagai Direktur Bidang Asosiasi dan Pengembangan Anggota AFC serta Benoit Pasquier sebagai Direktur Legal AFC.

Gatot mengatakan pertemuan itu berlangsung dalam suasana persahabatan. Ia menuturkan dalam pertemuan itu anggota DPRP meminta keadilan dan meminta pertandingan itu dijadwalkan ulang. Mereka juga menyampaikan masyarakat Papua sangat kecewa dengan batalnya pertandingan itu.

Menanggapi hal itu Deputi Sekjen AFC, Dato' Windsor John menjelaskan bahwa tidak ada maksud untuk menjatuhkan keputusan kemenangan WO pada Pahang FA secara tidak adil. 

"Menurut mereka, keputusan tersebut diambil oleh Exco AFC dan semata-mata berdasarkan regulasi AFC dan bukan karena adanya kejadian kegiatan keolahragaan PSSI yang sedang dibekukan oleh Kemenpora," tulis Gatot yang ikut dalam pertemuan itu dalam rilis resmi Kemenpora, Jumat (12/6) malam.

AFC memberikan penjelasannya terkait keputusannya itu. Mereka mengatakan bahwa seluruh federasi anggota AFC dan klub yang bertanding di kompetisi AFC seharusnya sudah mengetahui regulasi yang ada dan konsekuensinya. 

Selain itu, jadwal pertandingan yang sudah tersusun lama tidak boleh menjadi alasan bagi PSSI dan Persipura untuk tidak mempersiapkan diri seandainya ada klubnya yang menjadi tuan rumah pertandingan. 

"Artinya, ada kewajiban dari PSSI dan Persipura Jayapura untuk menjamin pengurusannya seawal mungkin baik diminta atau tidak diminta khususnya dalam bersinergis dengan pihak imigrasi," kata Gatot.

Menurut Gatot, AFC sama sekali tidak menyebutkan adanya kesalahan pada Kemenpora melainkan justru ditimpakan pada federasi dan klub. Bahwasanya saat itu sedang dibekukan, faktanya PSSI masih beraktivitas di perafilan setempat (PTUN) dan menghadiri Kongres FIFA. 

"Bahwasanya kejadiannya itu berlangsung pada saat kegiatan keolahragaan PSSI sedang dibekukan oleh Kemenpora adalah betul faktanya. Namun itu bukan titik krusialnya menurut AFC, meskipun faktanya kemudian PSSI memang disanksi oleh FIFA sehingga konsekuensinya tidak boleh ada klub atau timnas dari Indonesia yang boleh berlaga di event internasional terkecuali di Sea Games 2015 di Singapura," ia menjelaskan.

Gatot yang menjadi wakil Menpora didampingi Kepala Pensosbud KBRI di Kuala Lumpur, Tri Gustono bersama dua anggota DPRP itu juga memberi penjelasan kepada AFC terkait perkembangan terbaru sepak bola Indonesia setelah rapat kerja Menpora dengan Komisi X DPR RI pada tanggal 10 Juni 2015. 

"AFC mengapresiasi hasil pertemuan di DPR RI tersebut. AFC sangat sedih bahwasanya Persipura terkena masalah saat jelang laga dengan Pahang FC, karena AFC sangat mengenal reputasi kualitas dan prestasi Persipura," ujarnya.

AFC, kata Gatot, meminta kegagalan pertandingan Persipura dengan Pahang FA itu dijadikan pelajaran berharga. Federasi dan klub harus benar-benar mematuhi peraturan kompetisi AFC. 

"Delegasi Indonesia pun akhirnya bisa memahami sepenuhnya keputusan AFC, karena sudah sangat jelas duduk persoalannya," kata Gatot.

Poin penting yang bagi sepak bola Indonesia, menurut Gatot, AFC sangat terbuka dan bermaksud mendorong komunikasi lebih intensif antara AFC dengan PSSI, klub dan pemerintah Indonesia. 

"Menurut AFC masing-masing pihak memiliki kewenangannya sendiri-sendiri atau dengan kata lain tidak boleh saling superior satu sama lain," ujar dia.

Sebelumnya, pada 9 Juni 2015, perwakilan Kemenpora yang dipimpin langsung Sekretaris Menpora Alfitra Salamm bersama Anggota DPRP Provinsi Papua berusaha menemui pengurus AFC di markasnya Kuala Lumpur. Akan tetapi, saat itu, meskipun sehari sebelumnya telah mengirim surat resmi permintaan bertemu AFC, mereka belum mau bertemu. Mereka baru bisa ditemui tiga hari kemudian. [Tempo]

Tolak Ikut Liga Amatir, Menpora Ancam Berikan Sanksi Persipura

KOTA JAYAPURA - Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tommy Mano mengatakan tidak takut dengan ancaman sanksi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi. Menurut Benhur, Menpora akan menjatuhkan sanksi pada klub yang tidak mengikuti kompetisi yang akan digelar Tim Transisi PSSI.

“PSSI sudah dibekukan pemerintah dan saat ini bukan kami (Persipura) yang bikin masalah. Menpora seharusnya tak menakut-nakuti Persipura dengan ancamannya," kata Benhur, Jumat, 5 Juni 2015.

Benhur menilai justru sikap klubnya selama ini telah menghargai pemerintah dengan tidak melakukan aksi yang bertentangan.

"Sebab kami masih berada di negara Indonesia dan itu harga mati bagi kami," ujarnya.

Ia menyalahkan Menpora, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dan Imigrasi atas batalnya pertandingan babak 16 besar Piala AFC Cup antara Persipura melawan Pahang FA pada 26 Mei 2015. 

"Mereka itu yang harus bertanggung jawab," ujarnya.

Sebelumnya Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) memberikan tanggapan menyusul keputusan manajemen Persipura Jayapura membubarkan tim.

Tim besutan Imam Nahrawi yang sedang berupaya menggulirkan pertandingan itu sangat berharap Persipura kembali menjadi tim dan ikut berpartisipasi dalam Piala Kemerdekaan, liga turnamen amatir buatan mereka.

"Kami berharap Persipura tidak bubar dan bisa ikut serta dalam open tournament yang akan digelar oleh tim transisi," ungkapkan Kordinator Komunikasi Tim Transisi, Cheppy Wartono pada Jumat (5/6).

Kendati menghendaki Persipura ikut dalam turnamen yang akan digelar Tim Transisi, Cheppy mengatakan pihaknya tidak akan mengirim anggota tim untuk membujuk Mutiara Hitam agar membatalkan pembubaran.

"Persipura kan sudah berkomunikasi langsung dengan Menpora," klaim Cheppy saat ditanya apakah akan berkomunikasi dengan manajeman klub Mutiara Hitam.  [Tempo/Antara]
berita terkait 

Bio Paulin Pierre Ungkapkan Kekecewaan atas Kondisi Sepakbola Indonesia

Ketua Umum Persipura :”Ini Bicara Disintegrasi Bangsa, Diskriminasi Terhadap Orang Papua”

Jayapura, Jubi/Antara – Manajemen klub Persipura Jayapura berencana bertemu dengan Presiden Joko Widodo guna mengadukan ketidakadilan yang dialami klub itu diajang 16 besar AFC Cup karena gagal menjadi tuan rumah akibat empat pemain asing tamunya Pahang FA gagal dapat visa.

“Rencana saya, manajemen Persipura, klub Persipura, Persipuramania dan elemen lain akan menghadap Jokowi,” kata Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tommy Mano saat menggelar jumpa pers di Kota Jayapura, Papua, Minggu(23/5/2015) petang.

Pernyataan itu disampaikan Benhur Tommy Mano saat didampingi Manajer Rudi Maswi, Sekretaris Umum Rocky Bebena dan media officer Bento Madubun menanggapi empat pemain Pahang FA (bukan Pahang FC) yang tidak mendapatkan visa masuk ke Indonesia saat berada di Cengkareng sehingga klub asal negeri jiran Malaysia itu memilih kembali ke negaranya.

“Ini bicara disintegrasi bangsa, diskriminasi terhadap orang Papua. Kenapa Persib Bandung bisa mendapat izin yang sama, apa lagi melihat surat-surat yang diberikan BOPI kepada kami,” katanya.

Benhur Tommy Mano yang juga Wali Kota Jayapura menegaskan bahwa Persipura Jayapura bukan saja sebagai klub profesional tetapi merupakan kebanggaan tersendiri bagi orang Papua untuk mendapatkan hiburan di tengah sejumlah persoalan yang ada.

“Bicara Persipura, bicara orang Papua. Bicara orang Papua pasti bicara Persipura. Inilah kebanggaan, harga diri dan martabat orang Papua. Masalah ini cukup menyakiti hati orang Papua,” katanya.

“Saya sedih, saya menangis apa lagi rakyat Papua, komitmen saya, kami bagian dari integral dari NKRI, kami diperlakukan demikian,” katanya dengan mimik sedih dan hampir menangis.

Mano menegaskan bahwa Persipura Jayapura tidak bisa bermain babak 16 besar di AFC Cup 2015, karena pemerintah lewat Dirjen Imigrasi tidak memberikan visa kepada empat pemain Pahang FA untuk masuk ke Indonesia.

“Yang berhak memberikan izin (masuk) bukan Persipura tapi Dirjen Imigrasi. Kepada masyarakat Papua dan Persipuramania mari tenang, sabar dan berdoa. Kebenaran itu tidak dapat diputar balikkan. Saya percaya tanah Papua, tanah yang diberkati oleh Tuhan, siapa yang jujur dia akan mendapatkan tanda heran yang satu ke tanda heran yang lain,” katanya berumpama.


“Saya, sekali lagi, sebagai ketua umum dan atas nama pengurus Persipura mohon maaf. AFC pasti akan menyalahkan klub, kalau itu yang terburuk kena sanksi diberikan, kita dinyatakan kalah WO, maka sirnalah, gugurlah, tim kebanggaan Persipura berlaga di AFC,” tambahnya.(*)

Suporter Persipura demo di DPR Papua

Jayapura (AK-B ) - Sebanyak seribu lebih suporter tim Persipura yang datang dari berbagai tempat di Kota Jayapura dan sekitarnya berunjuk rasa di halaman Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Selasa siang, menyuarakan ketidakadilan yang dialami tim Mutiara Hitam.

Ribuan "Persipuramania" itu datang dengan menumpangi angkutan umum, bus, truk, serta kendaraan pribadi roda dua dan empat.

Berbagai spanduk aspirasi juga dibentangkan oleh pendukung fanatik Mutiara Hitam itu seperti, "Menpora dan BOPI sudah menyakiti hati orang Papua", "Jangan diskrimnasi tim kami Persipura, kami juga bagian dari Indonesia,"

Selain itu, bendera merah hitam sebagai lambang klub yang telah empat kali juara Liga Indonesia itu juga mewarnai aksi yang dikawal ketat oleh kepolisian setempat.

"Ini adalah aksi kami Persipuramania, menuntut ketidakadilan," kata Irawan, koordinator umum Persipuramania.

Menurut dia, setelah berdemo dan menyampaikan aspirasi ke DPRP, ribuan Persipuramania bergerak ke kantor Imigrasi Papua.

"Kami akan menyegel kantor Imigrasi, sebagai tanda, simbol, bahwa kami protes. Kami tidak akan anarkis, kami inginkan perubahan, tapi bukan dengan korbankan tim kami yang menjadi langganan juara," katanya.

Sebelumnya, ribuan pendukung Boaz TE Salossa dan kawan-kawan itu berkumpul di Taman Imbi, pusat Kota Jayapura sebelum berpindah ke halaman DPRP yang berjarak 100 meter.

Mereka juga meneriakan yel-yel, caci maki kepada institusi pemerintah yang dianggap paling bertanggung jawab atas persoalan yang dialami tim kebanggaan orang Papua itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, tim asuhan Oswaldo Lessa gagal menggelar laga 16 besar AFC Cup di Stadion Mandala Jayapura pada Selasa (26/5).

Hal itu karena tiga pemain asing tim lawan Pahang FA asal Malaysia tidak mendapatkan visa masuk ketika berada di Cengkareng pada Sabtu (23/5), sehingga tim asal negeri tetangga itu memilih kembali ke negara asalnya.

Tim tuan rumah, Persipura akhirnya dipastikan gagal melaksanakan babak knock out karena tim tamu enggan datang dan bertanding di markasnya, Stadion Mandala, Kota Jayapura.

Berbagai pihak menilai, tidak diberikan visa oleh Ditjen Imigrasi kepada tiga pemain asing tim Pahang FA karena kekisruhan Menpora dan BOPI dengan PSSI, sehingga berimbas kepada tim semifinalis AFC Cup 2014, Persipura Jayapura.


BERITA TER KAIT


Pemain Persipura berharap AFC jadwal ulang laga lawan Pahang









Liga Indonesia Terhenti, Persipura ke Papua Nugini

Jayapura:  Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tommy Mano
mengungkapkan timnya akan memainkan satu pertandingan di Papua Nugini. Agenda ini diadakan sebagai ajang untuk mengisi waktu di tengah kevakuman Liga Indonesia (QNB League) 2015.

"Kita hanya akan mengisi kekosongan saat PSSI dibekukan Menpora. Selama kompetisi terhenti kami jalan-jalan dulu," ujar Mano di Jayapura, Senin (18/5/2015).

Menurut Mano, pertandingan terselenggara atas undangan yang diterima Persipura dari pemerintah Papua Nugini beberapa waktu lalu.  "Sudah ada surat juga dari sana (Papua Nugini). Mereka ingin
Persipura main di sana untuk menghibur masyarakat," beber Mano.

Untuk kepastian waktu, manajemen tim Mutiara Hitam belum tahu secara detil. Mereka masih harus menunggu setidaknya hingga akhir Mei. Pasalnya, ada kemungkinan mereka berangkat pada Juni atau Juli mendatang.

Persipura tidak memiliki jadwal padat sepanjang Juni-Juli. Sebelum melakoni laga persahabatan di Papua Nugini, Boaz Solossa dkk akan melawan Pahang FC di babak 16-besar Piala AFC, Selasa 26 Mei. (ANT)

altikel lain

Tiga Pemain Persipura Sah Menjadi Sarjana
Malam Nanti, Persipura akan Bertarung di AFC Cup


Persipura Cetak Rekor Usai Menang Setengah Lusin Gol

VIVA.co.id - Persipura Jayapura meraih kemenangan besar 6 gol tanpa balas saat menjamu Warriors FC dalam lanjutan AFC Cup, Selasa, 28 April 2015. Ini catatan kemenangan terbesar "Mutiara Hitam" di fase grup.

Selama berpartisipasi di ajang AFC Cup sejak 2011, kemenangan 6-0 atas wakil Singapura itu adalah kemenangan terbesar Persipura di fase grup kompetisi kasta kedua Asia tersebut. Ini jad sebuah rekor manis di tengah carut marutnya sepakbola Indonesia.

Sebelumnya, kemenangan terbesar Persipura di fase grup tak pernah lebih dari selisih 3 gol. Kemenangan atas East Bengal (4-1) dan Chonburi (3-0) pada 2011 dan juga atas New Radiant (3-0) musim lalu adalah catatan kemenangan terbesar Persipura.AFC Cup: Persipura Gempur Gawang Warriors di Babak Pertama
Gol-gol Boaz Solossa dan Ian Louis Kabes (masing-masing dua gol), lalu Bio Paulin juga Gerald Pangkali berhasil memberikan Persipura kemenangan terbesar di fase grup. Kemenangan ini juga menjadi kemenangan terbesar di AFC Cup musim ini.

Sebelumnya, kemenangan Al-Shorta 6-2 atas Taraji Wadi Al-Nes masih tercatat sebagai yang terbaik. Tapi, kini Persipura mempertajam rekor tersebut dengan selisih gol 6 buah.

Namun, catatan kemenangan itu bukan yang terbesar dicatatkan oleh Persipura di AFC Cup. Penampilan "Mutiara Hitam" di fase knockout berhasil 2 kali membuat lawan tak berdaya.

Musim lalu, dua kali Boaz dan kawan-kawan berhasil menghujani gawang lawan dengan gol. Yang pertama adalah Yangon United yang dibantai 9-2 pada babak 16 besar.

Setelah itu, Persipura juga sempat mencatatkan kemenangan fantastis 6-1 saat menghadapi Al-Kuwait pada leg 2 babak 8 besar. Kemenangan besar ini memberikan Persipura tiket ke semifinal untuk pertama kalinya, meski kalah 2-3 di leg 1. (one)

berita terkait
Ini Alasan Warriors 'Dihujani' 6 Gol PersipuraWarriors Ingin Beri Kejutan ke PersipuraAFC Cup: Susunan Pemain Persipura Vs Warriors FCAFC Cup 2015: Polemik QNB League Ganggu Persiapan Persipura


UCAM SPANYOL RESMI JALIN KERJASAMA DENGAN UNI PAPUA FC

Madrid_ Spanyol(22/4)- Terobosoan penting kembali ditorehkan Uni Papua Football Community (FC) di Negeri Matador, Spanyol.Bersama pihak Universidad Catolica San Antonio de Murcia (UCAM), Uni Papua FC sepakat menjalankan kerjasama pendidikan dan pelatihan sepakbola, baik di Indonesia maupun di Spanyol. Hal itu ditandai dengan penandatanganan Nota kesepakatan kerjasama antara Presiden UCAM, Jose Luis Mendoza dan CEO Uni Papua FC, Harry Widjaja, di Kampus UCAM, Spanyol, Senin(20/4) lalu.

"Puji Tuhan, momentum hari ini diluar ekspektasi saya. Saya bangga dan sangat terharu, karena kedatangan saya disambut dengan antusias yang sangat tinggi dari seluruh pejabat UCAM, termasuk Presidennya. Bersama Presiden UCAM, kami telah melakukan penandatanganan kerjasama,dalam hal memberikan pendidikan dan pelatihan untuk managemen, pelatih dan pemain Uni Papua FC," kata CEO Uni Papua FC, Harry Widjaja.

Pihak UCAM sendiri mengakui, jika Uni Papua FC adalah organisasi sepakbola sosial terbesar di Indonesia. Pihaknya sangat senang bisa bekerjasama dengan Uni Papua FC untuk memberikan pelatihan khusus kepada pelatih dan guru dari sekolah-sekolah di Indonesia. "Selain itu, kemungkinan diberikan beasiswa dari UCAM kepada pemain yang dinilai paling menonjol," jelas Harry.

Pablo Blesa, rektor Hubungan Internasional dan Komunikasi UCAM, mengatakan Uni Papua FC telah mempromosikan perubahan sosial melalui sepakbola. Dengan kesepakatan ini kita akan mendorong pertukaran bakat sepak bola, yaitu beasiswa penghargaan UCAM untuk pemain paling berbakat dari sekolah sepak bola."Kami akan mengembangkan tugas- tugas pelatihan untuk pelatih dan guru-guru mereka,"tuturnya.

Antonio Sánchez Pato, sebagai dekan Fakultas Sport dari UCAM, menilai, Uni Papua FC bekerja sama dengan baik ke FIFA dalam sebuah program yang disebut 'Football for Hope' dan melakukan pekerjaan yang besar untuk inklusi sosial. "Hal ini membawa kita sangat dekat dengan nilai-nilai UCAM. Kami akan membantu mereka,"katanya.

Harry Widjaja menghargai kerjasama bersama UCAM, ia berharap melalui perjanjian ini anak-anak Indonesia, mungkin saja dapat bermain sepak bola dengan gaya Spanyol (tiki taka). "Kami ingin mengubah masyarakat Indonesia melalui sepakbola dan kami memiliki kemitraan dengan FIFA dan dengan berbagai organisasi di negara-negara lain," tutur Harry Widjaja.(Media Relation UP)



sumber: uni papua

Persipura Vs Persija: Mabes Polri Tidak Memberi Izin Bertanding

Jayapura-Ketua Panitia Pelaksana pertandingan Persipura Jayapura, Fachrudin Pasolo, mengonfirmasi, partai lanjutan Indonesia Super League (ISL) melawan Persija Jakarta, Sabtu (25/4/2015), terpaksa dibatalkan lantaran tidak mendapatkan izin dari pihak kepolisian.

Langkah kepolisian ini merupakan intruksi tindak lanjut terhadap surat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, Kamis (23/4/2015). Dalam surat tersebut, Menpora meminta Kepolisian untuk tidak memberi izin untuk laga ISL karena PSSI telah dibekukan pemerintah.

Fachrudin mengatakan ada izin dan rekomendasi dari Polda Papua untuk pertandingan akan tetapi Mabes Polri bersih keras tidak mengizinkan untuk bertandingnya.

Tim lawan Persija Jakarta, telah berangkat Kamis, 10.00 waktu Jakarta dan tibah hari jumat pagi di Jayapura Papua untuk melakukan pertandingan tandang melawan tim Mutiara Hitam Persipura Jayapura dalam lanjutan QNB League 2015, Sabtu (25/4) di Stadion Mandala Jayapura.

Akan tetapi pertandingan tersebut antara Persipura Jayapura VS Persija Jakarta  tidak akan dilaksanakan karena tidak memberikan izin dari Mabes Polri di Jakarta. 


sumber-KM

Hasil Persipura vs Maziya Skor 2-1 Full Time, AFC Cup Selasa 17 Maret 2015 : Persipura Memastikan Lolos Ke Fase Selanjutnya


 Hasil Persipura vs Maziya skor 2-1 di babak kedua dalam lanjutan AFC Cup 2015 Grup E. Bertanding di kandang lawan Persipura tetap memperagakan permainan ofensif sejak awal laga. Persipura akhirnya mampu menjebol tuan rumah melalui Boaz Solossa di menit ke 35. Skor 1-0 bertahan hingga akhir babak pertama.
Babak kedua Persipura berhasil unggul 2 gol melalui tendangan keras Kone di menit ke 75. Namun tuan rumah yang masih bersemangat mampu memperkecil selisih gol menjadi 2-1 hanya 3 menit berselang. Di sisa waktu Persipura tetap mampu bertahan dan unggul 2-1, Persipura akhirnya memastikan lolos ke fase selanjutnya.
Sebelumnya – Jadwal live streaming Maziya vs Persipura dalam pertandingan lanjutan babak peyisihan grup E AFC CUP akan tersaji sore ini. Siaran langsung Persipura vs Maziya dapat anda lihat di Sindotv , sedangkan live streaming laga ini dapat di saksikan lewat halaman ini, Selasa 17 Maret 1025 mulai pukul 18.00 wib .
Persipura bertolak ke Maladewa dengan sebuah misi untuk meraih 3 poin penuh di kandang Maziya, dengan bermodal kemenangan di dua laga sebelumnya menghadapi Warriors FC dan Bengaluru FC, tim Mutiara Hitam-julukan Persipura , kini meraih 6 poin, dan jika dalam pertandingan ketiga nanti melawan Maziya , tim Mutiara hitam mampu merebut poin penuh, tentunya secara otomatis tim besutan Osvaldo Lessa ini akan mengemas 9 point dan berkesempatan besar lolos ke fase berikutnya.
Walaupun berada di posisi satu klasemen sementara di grup E, Piala AFC Cup 2015 , pelatih Persipura Osvaldo Lessa meminta kepada anak asuhannya untuk tidak pernah sombong dan berpuas diri, jangan pernah menganggap remeh lawan pada pertandingan kedepan, ia berharap Boaz dkk, tetap menunjukkan permainan karakter asli Persipura, dan tetap fokus untuk merebut kemenangan di tiap pertandingan, “ungkap Osvaldo Lessa”. seperti yang dilansir Persipuramania.com .
Lebih lanjut diungkapkan oleh Osvaldo bahwa tim Maziya mempunyai pemain-pemain yang bagus seperti Pablo Rodriguez Bomber yang pernah menimbah ilmu di akademi klub La Liga Valencia, juga mereka memiliki serangan balik yang cepat, serta umpan-umpan crossing yang sering mematikan, dan ini perlu kami perhatikan dan mengantisipasi hal tersebut.
Dalam sesi latihan di Jakarta sebelumnya kami sudah berlatih mengantisipasi umpan silang karena lawan suka bermain dari sisi sayap. Seperti saat menghadapi Warriors FC. Dua gol Maziya yang tercipta lahir dari umpan silang,” ucap Osvaldo Lessa.
 sumber--Indobolanews.com

Hasil Maziya vs Persipura Skor Akhir 1-2 AFC Cup Hari Ini : Misi 3 Poin Berhasil Dilaksanakan


Hasil Maziya vs Persipura dalam laga lanjutan AFC Cup Grup E skor 1-2 untuk keunggulan Persipura. Keunggulan Persipura ditentukan oleh gol dari Boaz di menit ke 35, skor ini bertahan hingga jeda babak pertama.
Babak kedua tuan rumah berupaya menekan Persipura untuk menyamakan kedudukan. Namun justru Persipura mampu menggandakan keunggulan melalui Kone di menit ke 75. Sayang unggul 2 gol konsentrasi pemain belakang Persipura agak menurun, menit ke 78 Maziya berhasil mencetak gol dan membuat skor menjadi 1-2.
hasil yang sangat fantastis bagi Persipura dengan menyapu 3 laga awal grup E. Persipura kokoh di puncak klasemen grup E.
Sebelumnya – Jadwal Persipura vs Maziya AFC CUP 2015 Selasa 17 Maret 2015 , dalam laga tersebut misi raih 3 poin akan dilakukan Persipura demi koleksi 9 poin untuk kokohkan Posisi Satu klasemen sementara . setidaknya apabila 9 poin benar akan terkumpul di 3 pertandingan awal ini akan menjadi sebuah modal berharga Persipura untuk lolos bahkan dengan status Juara Grup E AFC CUP 2015 kali  ini ternyata bertahan hingga akhir babak kedua, 
Sementara ini skuat besutan Osvaldo Lessa , Persipura jaya pura sukses memimpin klasemen Grup E dengan nilai sempurna yakni 6 poin dengan ditambah produktifitas gol yang subur . Persipura dalam dua pertandingan telah mencetak 6 gol ke gawang musuh mereka . pertama , 3 gol mampu bersarang ke gawang Warriors FC dan dilanjutkan dengan 3 gol kembali ke gawang Bengaluru FC , sementara sejauh ini Mutiara hitam baru kebobol dua gol saja .
Maziya sendiri bukanlah tim yang istimewa di grup E AFC CUP 2015 kali ini dengan menjalani dua pertandingan melahirkan hasil satu kemenangan dan satu kekalahan yakni , laga pertama lawan Bengaluru FC kalah 2-1 dan dipertandingan kedua melawan Warriors FC menang 2-0 , pelatih Persipura sendiri menilai hasil yang dicapai Maziya tersebut kelasnya sama seperti Bengaluru dan Warriors fc , namun meski Persipura mampu mengatasi dua timtersebut , dalam laga kontra Maziya tetap menargetkan 3 poin seperti yang dilansir persipuramania.com .
Semoga saja di tahun ini Persipura mampu lolos dan melaju lebih jauh dalam kompetisis AFC CUP 2015 , Jadwal AFC CUP 2015 hari ini 17 maret 2015 Maziya vs Persipura pukul 18.00 wib siaran langsung di SindoTV .

Topik Terkait

sumber--indobolanews.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. AMUGI KIBAH - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger